Pages

Thursday, December 19, 2013

Bisnis Menguntungkan

Semua bisnis harusnya membawa keuntungan, sekecil apapun itu. Bisnis merugi tidak hanya material, namun juga kepercayaan konsumen. Pembahasan kali ini adalah Laundry kiloan yang booming di kalangan anak kos yang tidak mendapat layanan cuci di kosnya atau pun tidak ada mesin cuci di kosnya.
Seringkali baju tertukar dan hilang, diganti memang. Rasa sakit karena kehilangan baju yang paling disayang dan susah untuk cari yang sama tidak akan hilang begitu saja.
Seharusnya, laundry mencuci secara terpisah tentunya dan saat menjemur dikelompokkan sendiri-sendiri. Saat setrika pun sama, 1 keranjang untuk 1 orang. Wajib membuat daftar pakaian dari konsumen tersebut agar bisa dicek ulang. Jika memiliki pegawai yang ceroboh ya hentikan, cari yang teliti dan hati-hati. Disini letak kesalahan Laundry yang ada.
Pencucian dan pengembalian terlambat juga menyebalkan bagi konsumen.
Tujuan mengeluarkan post ini adalah agar anda bijak mencari Laundry.
Cek apakah setiap mesin cuci khusus untuk seorang konsumen, cek apakah baju diberi tag dan dikelompokkan sendiri-sendiri, dan pastikan pengantar selalu mengecek ulang cucian yang diantar.
Smartphone hilang bisa beli baru yang sama dan data bisa di restore, tetapi baju indie clothing belum tentu saat expo dijual lagi yang sama persis.
Sudah ada kawan yang mengalami hal yg sama yaitu baju tertukar dan pastinya tidak bisa kembali.

Thursday, December 5, 2013

Kesalahan yang manusiawi

'Manusia tidak ada yang sempurna' adalah alasan setiap insan untuk lepas dari kesalahan yg dibuatnya. Presiden bisa salah, hakim bisa salah, polisi bisa salah, satpam bisa salah, cleaning service bisa salah, orang tua bisa salah, guru bisa salah, dan bahkan petinggi agama juga bisa salah. Alasan itu memang fakta adanya, namun penggunaannya seringkali tidak pada tempatnya.

Di post kali ini akan dibahas mengenai dokter. Ini bukan untuk mengikuti tren media akhir-akhir ini. Hanya untuk mengingatkan.
Untuk orang awam, anda harus inisiatif juga. Sekarang sudah jaman modern!!!
Begitu datang ke dokter dan dipersilahkan duduk, segera beri salam. Kemudian saat ditanya identitas, jawab selengkapnya agar pemberian obat benar. Misalnya saja jika ada keputihan yang disebabkan jamur (biasanya keputihan ini gatal dan bau tak sedap), dokter akan memberikan bentuk obat yang bisa langsung dimasukkan kedalam (maaf) vagina jika wanita tersebut telah menikah (ini hanya ada di negara yang menjunjung tinggi keperawanan, menurut pendapat pribadi). Bentuk obat lain akan diberikan bila pasien wanita belum menikah. Karena itu wanita harus ingat untuk menyebutkan status pernikahan serta berapa lama pernikahan itu dan jumlah anak(jika sudah ada anak, jika belum sebutkan sudah berapa lama mencoba) bila dokter lupa bertanya (akan saya bahas lbih lanjut kenapa pasien harus maklum). Kemudian pekerjaan juga sebutkan, karena beberapa penyakit sangat mungkin sebagai akibat dari pekerjaan.
Riwayat penyakit dahulu juga penting. Jika anda sudah pernah dirawat dirumah sakit sebutkan karena apa, berapa lama, dan dimana. Ini penting karena ada beberapa penyakit yang bersifat bisa kambuh. Jika ada keluarga yang saat ini memiliki penyakit yang sama sebutkan. Demikian pula untuk penyakit seperti diabetes, jantung koroner, dan penyakit lain yang dimiliki orang tua atau kerabat yang lain( terutama kerabat generasi sebelumnya karena beberapa penyakit menurun).

Lingkungan tempat anda tinggal ceritakan juga, karena beberapa penyakit berawal dari lingkungan tidak bersih atau terlalu padat. Kebiasaan anda juga sebutkan, seperti jajan gorengan di PKL, agar dokter bisa juga tahu darimana asal penyakit itu (gorengan biasanya berhubungan dgn tenggorok;batuk). Usaha anda meminum obat sebelum ke dokter juga sebutkan dengan lengkap, misalnya paracetamol 3x 1 tablet sehari. Alergi obat WAJIB disebutkan karena ini penting sekali untuk terapi anda.

Jika dokter sedang bertanya tentang penyakit anda yang sekarang sebutkan dengan lengkap dengan bahasa anda. Misalnya demam, demam yang waktu muncul dan cara munculnya berbeda juga menghasilkan diagnosis berbeda.

Seringkali dokter yang praktek dengan 50 lebih pasien sehari tentu penat dan bisa saja lupa. Manusiawi kan? Bagaimana kalau anda bekerja akuntasi 20 jam sehari? Bagaimana rasanya jika anda bekerja jd tukang bangunan 20 jam sehari? Lelah kan? Susah fokus dan konsentrasi. Dokter memang sudah dididik untuk bertahan, namun manusia tidak ada yang sempurna!!!
Apalagi dokter jika ditelepon saat tidur ya harus berangkat!! Adakah akuntasi ditelepon dini hari untuk gawat darurat perhitungan keuangan? Adakah pekerjaan selain di rumah sakit yang bisa dipanggil dini hari untuk tugas(kecuali polisi dan tentara jika memang ada darurat)? Dokter selma ini dianggap 'tuhan' kecil dan berpikir bahwa yang membuat sembuh adalah dokter. Ingat obat yang diberikan bisa tidak memberikan efek jika saat ditanya dokter anda tidak menjelaskan dengan benar atau penyakit itu memang susah didiagnosis. Memberi kesembuhan itu TUHAN. Hidup dan mati di tangan TUHAN...

Jadi, jangan hanya menuntut dokter sempurna dan jenius. Anda menjadi pasien juga harus punya info karena jaman sekarang kan informasi mudah dicari. Mutualisme itu penting.

Sunday, December 1, 2013

Delusi

Memimpikan sesuatu hingga kehilangan pegangan pada kenyataan adalah delusi. Delusi termasuk penyakit kejiwaan. Delusi memiliki banyak tipe dan terjadi hampir pada semua orang. Delusi memiliki kontrol penuh pada anak, delusi bahwa pasangan masih miliknya, delusi tentang harta, dan masih banyak delusi lain.

Betapa sedihnya mereka yang berdelusi. Tidak mampu menerima kenyataan dan fakta.
Di kitab mana pun tidak ada yang secara tegas menyatakan dikte anak hingga titik koma.
Tapi banyak orang tidak bisa menerima bahwa hidupnya tidak sesuai dengan keinginannya dan membuat anaknya hidup dengan mimpinya. Ada yang karena sudah nikmat dengan uang hingga ingin anaknya juga hidup kaya agar bisa membiayai orang tua.
Ada yang masih merasa memiliki pasangannya padahal sudah berpisah. Masih sering menghubungi dan mencari padahal sudah bukan miliknya lagi.

Delusi terlalu tinggi berujung pada stress dan depresi hingga akhirnya bunuh diri. Tanyakan pada diri anda 'apakah anda delusi atau hanya bermimpi?'.

Berpegang pada kenyataan tidaklah mudah. Kenyataan itu bagaikan tongkat berduri tajam di beberapa bagiannya. Tertusuk duri tentu sangat menyakitkan, namun kita bisa mengobati luka itu dan terus berpegang sembari menyusuri tongkat itu hingga ujungnya. Seringkali orang lupa bagaimana cara mengobati diri mereka sehingga mereka berjalan dengan darah menetes dan luka menganga.

Merenunglah tentang perbuatan anda setiap hari. Benahi pada esok hari. Obati diri anda setiap saat dengan cara yang menurut anda benar. Terima semuanya dengan lapang dada.