Apakah kamu tahu? Setiap kali aku menatap matamu.. Mereka begitu indah.. Memancar sinar mata yang hangat dan menenangkan..
Melihat bibirmu ketika berkata-kata.. Membuatku beku dan waktu berhenti melangkah..
Menatap keseluruhan wajahmu.. Ah.. Mengingatnya saja.. Airmataku bergulir turun dengan sendirinya..
Keusilanmu yang membuatku habis kata-kata terasa begitu indah..
Tawamu.. Suaramu.. Caramu menenangkanku.. Caramu menghiburku..
Terlalu indah..
Setiap waktu yang bisa kita lalui bersama.. Terpatri di setiap sel otakku..
Sayang..
Kau bagaikan bintang dilangit..
Begitu indah..
Bersinar..
Menerangi setiap tapak dihidupku..
Saat ku rentangkan tanganku ke atas..
Berusaha meraihmu.. Memelukmu..
Terus kucoba..
Namun tak kunjung teraih..
Hatiku tersayat..
Sakit dan pilu..
Darah mengalir sunyi..
Setiap gelap tiba..
Hanya mampu kutitikkan embun..
Untuk mengobati luka itu..
Semakin kuobati..
Semakin menganga luka itu..
Semakin kuat arus aliran darah itu..
Ah Tuhan... Bila mengasihinya harus sesakit ini..
Tidakkah lebih baik siksaan jasmani?
Mengenalnya memang hal terindah.. Namun mengasihinya adalah belati tajam..
Jurang antara bumi dengan langit yang begitu jauh..
Tuhan..
Akankah aku mampu meraih bintang itu?
Begitu indah.. Namun begitu jauh..
Akankah waktu bersamamu sebuah anugerah?
Yang ku inginkan..
Tak lebih dari waktu berdua denganmu yang penuh kasih..
Bebas dari semua batasan..
Aku hanya ingin.. Menghabiskan waktuku bersamamu..
Cintai saja hidupmu, jangan kau keluhkan dan benci. Nikmati saja setiap harinya dengan senyuman. Cinta itu seperti pembodohan dan Hidup adalah permainan bodoh nan ironis. Tapi, nikmatilah setiap detiknya selagi kamu masih bisa.
Sunday, November 14, 2010
Friday, November 12, 2010
Personality (ENGLISH)
Today, I want to speak about personality and IQ.. I know it has been a long time since I write something here.. :) Been busy lately.. You know, school stuffs?
Sunday, October 31, 2010
Perbedaan
Ini terngiang di telingaku.. Kenapa harus ada perbedaan? Pernahkah kamu mencintai seseorang yang menurut orang adalah berbeda dengan kamu? Perbedaan yang menurut manusia tidak dapat disatukan? Seperti di film Cin(T)a..
Dua insan berbeda.. Cina dan jawa.. Kristen dan Islam.. Kaya dan tidak.. Mereka saling mencintai.. Namun.. Ada perbedaan.. Yang terkadang.. Membuat semua kebahagiaan mereka adalah kebahagiaan ironis dan miris..
Perbedaan itu menyebalkan.. Ketika orang yang sangat mengerti kamu.. Sangat mencintai kamu.. Tidak direstui.. hanya karena perbedaan status.. Padahal semua itu hanya karena masa lalu, kejadian yang nyaris.. Kejadian yang ironis.. Kemudian dia berubah.. Karena kejadian yang ironis dan miris..
Di film itu, Cina(yang lelaki) berubah karena pengeboman gereja di malam natal. Annisa pun sakit hati.. Dia menyadari semua itu berubah.. Tidak akan pernah sama.. Akhirnya.. Annisa menikah dengan lelaki pilihan orang tuanya.. Menyakitkan sekali akhir dari film ini..
Mengapa semua perbedaan harus menjadi jurang? Jika emang harus sepadan dan seiman.. Kenapa harus ada agama lain?? Mungkinkah Tuhan memberi kita pasangan yang beda agama? Kalau orang tua selalu berkata harus seagama.. Tapi kenapa.. Justru kadang lelaki yang mengerti kita malah orang yang berbeda agama atau berbeda status?? Pernah kamu merasa seperti itu? Kasihan ya Cina yang di film itu..
Aku berharap Tuhan bisa menjelaskan kepadaku.. Banyak sekali hal yang ingin aku tanyakan dan aku berharap dy jawab.. :) Entah kapan.. aku Ingin bisa.. semua keingintahuanku terjawab.. Aku gak suka banget kalo harus terus bertanya-tanya..
Dua insan berbeda.. Cina dan jawa.. Kristen dan Islam.. Kaya dan tidak.. Mereka saling mencintai.. Namun.. Ada perbedaan.. Yang terkadang.. Membuat semua kebahagiaan mereka adalah kebahagiaan ironis dan miris..
Perbedaan itu menyebalkan.. Ketika orang yang sangat mengerti kamu.. Sangat mencintai kamu.. Tidak direstui.. hanya karena perbedaan status.. Padahal semua itu hanya karena masa lalu, kejadian yang nyaris.. Kejadian yang ironis.. Kemudian dia berubah.. Karena kejadian yang ironis dan miris..
Di film itu, Cina(yang lelaki) berubah karena pengeboman gereja di malam natal. Annisa pun sakit hati.. Dia menyadari semua itu berubah.. Tidak akan pernah sama.. Akhirnya.. Annisa menikah dengan lelaki pilihan orang tuanya.. Menyakitkan sekali akhir dari film ini..
Mengapa semua perbedaan harus menjadi jurang? Jika emang harus sepadan dan seiman.. Kenapa harus ada agama lain?? Mungkinkah Tuhan memberi kita pasangan yang beda agama? Kalau orang tua selalu berkata harus seagama.. Tapi kenapa.. Justru kadang lelaki yang mengerti kita malah orang yang berbeda agama atau berbeda status?? Pernah kamu merasa seperti itu? Kasihan ya Cina yang di film itu..
Aku berharap Tuhan bisa menjelaskan kepadaku.. Banyak sekali hal yang ingin aku tanyakan dan aku berharap dy jawab.. :) Entah kapan.. aku Ingin bisa.. semua keingintahuanku terjawab.. Aku gak suka banget kalo harus terus bertanya-tanya..
Subscribe to:
Posts (Atom)