Pages

Sunday, November 14, 2010

Bintang di langit

Apakah kamu tahu? Setiap kali aku menatap matamu.. Mereka begitu indah.. Memancar sinar mata yang hangat dan menenangkan..
Melihat bibirmu ketika berkata-kata.. Membuatku beku dan waktu berhenti melangkah..
Menatap keseluruhan wajahmu.. Ah.. Mengingatnya saja.. Airmataku bergulir turun dengan sendirinya..
Keusilanmu yang membuatku habis kata-kata terasa begitu indah..
Tawamu.. Suaramu.. Caramu menenangkanku.. Caramu menghiburku..
Terlalu indah..
Setiap waktu yang bisa kita lalui bersama.. Terpatri di setiap sel otakku..
Sayang..
Kau bagaikan bintang dilangit..
Begitu indah..
Bersinar..
Menerangi setiap tapak dihidupku..
Saat ku rentangkan tanganku ke atas..
Berusaha meraihmu.. Memelukmu..
Terus kucoba..
Namun tak kunjung teraih..
Hatiku tersayat..
Sakit dan pilu..
Darah mengalir sunyi..
Setiap gelap tiba..
Hanya mampu kutitikkan embun..
Untuk mengobati luka itu..
Semakin kuobati..
Semakin menganga luka itu..
Semakin kuat arus aliran darah itu..
Ah Tuhan... Bila mengasihinya harus sesakit ini..
Tidakkah lebih baik siksaan jasmani?
Mengenalnya memang hal terindah.. Namun mengasihinya adalah belati tajam..
Jurang antara bumi dengan langit yang begitu jauh..
Tuhan..
Akankah aku mampu meraih bintang itu?
Begitu indah.. Namun begitu jauh..
Akankah waktu bersamamu sebuah anugerah?
Yang ku inginkan..
Tak lebih dari waktu berdua denganmu yang penuh kasih..
Bebas dari semua batasan..
Aku hanya ingin.. Menghabiskan waktuku bersamamu..

No comments:

Post a Comment