Hari ini sebuah tugas memberi pertanyaan dijawab.. Salah satu jawaban ini, cukup mengena.. Aku pikir ini butuh untuk di sebarkan...
Banyak orang yang dalam rumah tangganya memiliki ketimpangan penghasilan.. Bila yang perempuan dibawah laki-laki penghasilannya, tidak masalah.. Karena memang laki-laki lah yang didoktrin menjadi pemberi biaya agar dapur tetap mengepul..
Yang menjadi masalah seringkali adalah lelaki penghasilannya dibawah perempuan.. Sebenarnya hal ini tidak menjadi masalah..
Karena tentunya, sebelum anda mengikat janji, anda harus sudah mengenal dahulu pasangan anda.. Saat anda mengikat janji, berarti anda siap dengan segala konsekuensi yang akan anda hadapi bersama..
Hal yang penting, perempuan jangan mengumbar kekuasaan karena merasa lebih dominan di keluarga karena yang memberi uang.. Yang lelaki, juga jangan terlalu berkecil hati dan jadi keras secara fisik hanya karena tidak mau malu(gengsi)..
Hal itu tidak akan menyelesaikan malah menambah masalah.. Anda mau masalh makin bertubi-tubi??
Jika anda capek mendengarkan omongan orang, maka jangan dengarkan.. Diam adalah jawaban.. :)
Lebih baik, anda mencari jalan keluar dengan pasangan anda.. Tentu sangat banyak sekali jalan yang bisa ditelaah..
Yang penting adalah kelakuan anda selama proses itu...
Ingat, bersabar itu penting.. Kita boleh stres dan tertekan, tapi membentak dan marah tidak akan pernah menyelesaikan masalah..
Bantulah dia dalam pekerjaannya, atau bantu mencari yang lebih baik...
Selalu beri dia semangat agar dia tak letih.. Anda tahu? dukungan anda itu bisa membuatnya menjadi lebih baik lagi..
Lelaki, jangan iri dan menyimpan amarah padanya... Terimalah kenyataan dan cari lah jalan keluar bersama.. Jangan sampai keluar kata-kata sinis dan menusuk.. Jangan berpikir negatif tentang dia..
Sering-seringlah saling bertukar pikiran, dengan demikian perdebatan yang tidak perlu bisa dihindari..
Menyalahkan keadaan, kecewa dan marah pada Tuhan juga tidak akan menyelesaikan masalah..
Kuncinya, terimalah, bersabar, berdoa, dan berusaha mencari solusi bersama-sama.. Jangan ada saling memandang rendah atau tinggi... Anggaplah sama rata.. Karena suami istri itu satu daging dan satu roh.. Disatukan di hadapan Tuhan...
No comments:
Post a Comment