Banyak orang akan mengecam pernyataan bahwa uang hanyalah uang.
Dewasa ini banyak sekali manusia yang menjual hidupnya untuk uang demi terlihat mewah dan keren.
Kehilangan masa muda untuk belajar keras untuk masuk universitas dan saat sadar, semuanya sudah terlewatkan.
Memang bisa saja mengumpulkan uang dan membangun karir yang bagus lalu keliling dunia memuaskan hasrat masa muda yang terbuang.
Namun, berapa banyak orang yang bisa seperti itu??
Bisa memiliki pekerjaan yang menjanjikan di usia produktif sehingga masih memiliki kekuatan untuk memuaskan hasrat pada umur 20an adalah hal yang besar, apalagi di jaman yang sudah banyak sekali manusia.
Pernyataan "uang hanyalah uang" akan terucap ketika seseorang melihat sendiri betapa kejamnya uang saat membutakan manusia.
Hati menjadi dingin dan mati. Bila hati mati, apakah bisa manusia masih disebut manusia??
Yang memanusiakan manusia adalah HATI.
Lebih baik hidup cukup dan sederhana daripada miskin karena ingin tampil mewah dengan jalan yang salah.
Bahagia itu dengan pola pikir yang benar dan banyak beramal serta bersyukur.
Di atas langit ada langit.
Hendaklah kita melihat ke bawah agar bisa bersyukur selalu.
Buka mata selalu agar uang tetap hanyalah uang.
Cintai saja hidupmu, jangan kau keluhkan dan benci. Nikmati saja setiap harinya dengan senyuman. Cinta itu seperti pembodohan dan Hidup adalah permainan bodoh nan ironis. Tapi, nikmatilah setiap detiknya selagi kamu masih bisa.
Thursday, November 22, 2012
Uang hanyalah Uang
Labels:
etika,
kehidupan,
keuangan,
pola pikir positif
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment