Saat membaca judul, banyak yang akan berpikir ini tidak pantas dibicarakan namun ada yang sudah biasa membicarakan.
Didikan di budaya kita membuat berbicara tentang ini adalah hal tabu. Mengucap saja tabu. Berpikir pun tidak boleh.
Saya yakin banyak yang penasaran dan akhirnya melakukan dengan cara yang salah.
Tingginya angka kehamilan pada remaja saya rasa mendukung bahwa banyak remaja penasaran. Sebenarnya ini dapat kita sikapi dengan 2 cara.
cara pertama, menginjak dan menyalahkan budaya barat yang bebas. Ini sudah banyak sekali dilakukan.
Cara kedua, pendidikan seksual yang baik. Ini sangat jarang diterapkan dalam keluarga di Indonesia.
Di sekolah, ada yang memberikan pendidikan seksual. Tapi saya rasa pendidikan seksual sejak dini dimulai dari keluarga.
Kita bisa mulai dari memberi tahu anak bahwa laki-laki dan perempuan berbeda organ reproduksinya. Bedanya dimana dan apa yang membuat wanita hamil. Beritahu saja walaupun saat itu mereka belum paham maksud dari diberitahu ini semua. Saat mereka beranjak menjadi remaja, mereka harus tahu bahaya dari berhubungan seksual tanpa perlindungan. Tidak semua orang adalah sehat dan bersih. Pencegahan dimulai dari diri sendiri.Beritahu anak tentang kondom dan pentingnya. Cara penggunaan kondom itu sangat sangat penting!! Ajarkan dengan baik dan benar. Mereka harus tahu karena sebagai orang tua mustahil untuk 24 jam mengontrol anak anda. Berikan pengetahuan tentang penyakit menular seksual yang ada. Banyak penyakit menular seksual yang bisa berujung pada komplikasi-komplikasi yang mengerikan dan kerusakannya permanen. Ajarkan cara merawat organ reproduksi mereka dengan baik. Ajarkan anak laki-laki anda untuk rajin mengganti celana dalam dan membersihkan alat reproduksinya dengan baik. Ajarkan anak wanita untuk membersihkan bagian luar dari organ reproduksinya dengan benar. Jangan gunakan terlalu banyak sabun kewanitaan yang bersifat basa. Saya tidak sedang endorse suatu produk. Tapi faktanya organ reproduksi wanita bersifat Asam karena candida yang hidup secara komensal disitu perlu pH yang demikian. pH asam tersebut juga melindungi dari infeksi-infeksi dengan cara menekan angka pertumbuhan bakteri yang tidak komensal. Bakteri bisa menginfeksi jika kuota jumlah bakteri terpenuhi.Saya yakin banyak yang lihat iklan tentang sabun kewanitaan yang bersifat pH asam. ajarkan pula cara yang benar, yaitu dari depan ke belakang. Mengapa? Agar bakteri komensal di anus tidak masuk ke genital wanita. Bakteri komensal di genital wanita dan anus itu berbeda. Jika cara membersihkannya salah, bisa menyebabkan infeksi saluran kemih. Ini juga harus ditangani dengan baik jika tidak dapat menyerang hingga ke ginjal.
Bagi keluarga yang sangat religius, beritahukan pada anak dari kecil bahwa hal itu adalah hal suci yang sebaiknya dilakukan oleh pasangan yang sudah menikah.
Tapi renungkan, apakah virginity adalah anak anda? Saya rasa tidak. Kepribadian dan keutuhan psikologis anak tidak ditentukan oleh itu. Semua itu ditentukan oleh faktor-faktor lain yang lebih mayor daripada sekedar virginity. Namun Indonesia adalah negara yang sangat berdasar pada agama dan aturan dan norma. Padahal saya rasa, semua itu adalah hak asasi. Hak anak untuk memilih mau bertindak seperti apa. Sebagai orang tua yang memang tugasnya adalah membimbing, tidak berhak untuk menjadi diktator.
Jika didikan dan prinsip yang anda berikan sejalan dengan anak anda, saya rasa anak anda akan bisa menjaga diri dengan baik.
Saya tidak mengajarkan atau memaksakan apapun. Semua ini tergantung pada anda sendiri dan anak anda.
Kebebasan manusia untuk memilih dan menjalani apa yang mereka mau.
Sekali lagi, renungkan baik-baik.
Perbedaan Cara pertama dan Cara kedua. pikirkan efek jangka panjangnya. pikirkan reaksi yang akan diberikan anak.
No comments:
Post a Comment